Oleh: Tony Rosyid*
Setelah BG, giliran Setnov
bebas di praperadilan. Rakyat kesal. Ada apa dengan hakim praperadilan?
Lagi-lagi, rakyat terpaksa harus hormati keputusan hukum dengan rasa
kecewa.
KPK bukan malaikat. Tapi faktanya, rakyat lebih percaya
KPK dari pada hakim. Ini soal track record. KPK hampir tak pernah salah
menetapkan tersangka.
Sejak mobil Fortuner Setya Novanto menabrak
tiang listrik rakyat seolah menemukan momentumnya. Media gaduh. Dunia
medsos dibanjiri meme, kartun dan bermacam-macam tulisan sarat lelucon
yang intinya hanya satu: menyalurkan perasaan "gemes" terhadap setnov.
Setnov
telah jatuh. Rasanya ia sulit untuk bangkit kembali. Timnya
kocar-kacir, kuasa hukumnya makin ngaco. kolega di partainya sibuk
merencanakan munaslub. Mereka bilang: pisahkan Setnov sebagai pribadi
dalam kasus E-KTP dengan Golkar sebagai partai. Hehe... Emang Setnov
bisa jadi ketua fraksi dan ketua DPR kalau tidak pernah ada di Golkar?
Sekarang,
Setnov tidak lagi sesakti dulu. Jimat kesaktian Setnov sudah punah
sejak KPK menggelandangnya ke rumah tahanan. Setnov hanya menunggu waktu
kapan ia dicopot sebagai ketua DPR dan dipecat sebagai ketua Golkar.
Sejak itu, Setnov bukan siapa-siapa lagi. Para politisi dan taipan
khususnya, tak lagi tertarik padanya. Nama Setnov segera masuk ke
keranjang sampah. Nasibnya akan sama dengan para politisi yang namanya
sudah hilang dari ingatan sejarah.
Tapi bagi KPK, hakim tipikor,
dan juga terutama bagi rakyat, Setnov sangat penting. Ia adalah justice
colabolator. Setnov sekarang menjadi juru kunci yang diharapkan rakyat
bisa membongkar siapa saja yang terlibat dalam kasus E-KTP.
Business
Technology
KESEHATAN
DUNIA ISLAM
Sports
Fashion
ID News Channel's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.






